scoliosis adalah kelainan rangkaian tulang belakang yaitu adanya
kurva kearah lateral, dimana pada tulang belakang terkurva kearah
lateral tersebut tidak ada.
Pada pemeriksaan foto X ray sering dilakukan pemeriksaan foto lateral
bending. Tujuan Pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui apakah
pembengkokan yang terjadi masih flexible atau sudah rigid, atau juga
melihat sejauh mana flexibilitas tulang belakang yang mengalami
pembengkokan.
Dengan demikian dapat dilihat peningkatan flieksibitas sendi dengan menggunakan foto Bending X ray.
Temuan penting yang didapatkan dalam pemeriksaan
1. Pada posisi berdiri tegak sesuai dengan perasaan tegak lurusnya sendiri yang diperiksa :
- Posture berdiri cenderung miring kearah kiri atau kanan, hal ini dapat
diperiksa baik dengan mata telanjang atau dengan bantuan plumb line,
apakah ada shifting kearah kiri atau kearah kanan. Biasanya diukur jarak
cekungan antara pantat kiri dan kanan dengan plumb line. Selain itu
juga dapat dilihat dari perbedaan jarak body-arm kiri dan kanan
- Pola kurva misalnya C type atau S type, arah kurva misalnya kurva thorakal kanan.
- Bentuk pertumbuhan yang asimetris sisi kanan dan sisi kiri misalnya
dada depan kiri lebih besar dari pada dada kanan, punggung kanan
belakang lebih besar dari punggung kiri, hal ini menunjukkan adanya
rotasi.dari tulang belakang.
- Ketinggian bahu yang tidak balance misalnya posisi bahu kanan lebih tinggi
- Adakah pelvic obliquity yang menandakan adanya leg discreapancy dengan melihat ketinggian SIAS dengan bantuan Water pas.
2. Pemeriksaan bending
- bending kedepan secara perlahan-lahan untuk melihat :
- mobilitas sendi-sendi segmentasi untuk bergerak kearah flexi gerakan
- adanya gerakan rotasi yang mengikuti gerakan fleksi.
- pada posisi tertentu akan terlihat adanya hump dan dapat diukur dengan bantuan water pas.
- bending kebelakang secara perlahan-lahan.
- mobilitas sendi segmentasi kearah ekstensi
- perubahan bentuk badan, apakah ada pengurangan rotasi ikutan.
- adanya stifness pada segmen tertentu.
- bending kesamping kiri dan kanan
- pola gerakan bending ini apakah smooth mulai dari awal sampai akhir,
Gerakan ini dilihat secara keseluruhan dan juga sekmental, terutama
Scoliosis type S ( double Curve) pada ujung bending dapat diukur jarak
ujung jari ke lantai.
- Gerakan bending kekiri dan kekanan ini bila dilihat segmental dapat
dipakai menentukan mana yang lebih mobil kurva torakal atau lumbal bila
scoliosis type S.
- perbedaan mobilitas tulang belakang pada bending kekiri atau kekanan.
- pemeriksaan ini dapat dilakukan pula dalam posisi prone kneeling (
merangkak) dengan gerakan ini penderita disusruh bending maksimal aktif
dengan bantuan seberapa panggul kiri dan kanan yang terlihat dapat
dibedakan mana yang lebih mobil gerakan kiri atau kanan.
3. Pemeriksan gerakan rotasi
Kelainan bentuk yang berupa HUMP adalah akibat adanya rotasi dari tulang
belakang yang kemudian membawa costa ikut berrotasi pula. Arah rotasi
yang terjadi adalah kearah posterior pada daerah konvek.
- Pemeriksaan gerakan rotasi aktif
- Posisi dapat dilakukan dalam posisi merangkak, penderita disuruh
mengangkat salah tangannya kearah lateral horizontal abduction diikuti
dengan gerakan rotasi tulang belakang secara maksimal kemudian
bergantian tangan yang lain. Diperhatikan pola gerakan secara segmental
maupun keseluruhan.
- Pemeriksaan rotasi pasif
- Pemeriksaan rotasi pasif sulit dilakukan berhubung harus mengangkat
berat, cara yang mudah dilakukan adal;ah penderita disuruh melakukan
sendiri, dan kemudian diposisi ujung ditambah gerakan pasif. Hal ini
dapat melihat secara segmental maupun keseluruhan rotasi yang terjadi.
4. Pemeriksaan kekuatan otot
Pemeriksaan kekuatan otot dapat dilakukan dilakukan dengan cara side
lying dengan secara segmental dan fiksasi daerah tertentu sesuai dengan
kurva tulang belakang yang bengkok. Nilai otot hanya bisa dilakukan
dengan membandingkan pada sisi yang lain.
5. Pemeriksaan X-ray.
Dari foto X ray kita dapatkan :
- Pola kurva
- Single atau Double curve
- Arah kurva misalnya Left Lumbal Right Thoracal
- Segmentasi kurva misalnya dari Th5-L1 right, L1 - L5 Left.
- Dapat dilihat long atau short curve
- Dapat dilihat Apex kurva misalnya Th8 Right, L3 left.
- Foto lateral dapat menunjukan kurva lordosis dan kyphosis.
- Rotasi dengan melihat posisi rangkaian procesus spinosus
- Melihat kedewasaan tulang ( Bone Maturation)
- Apakah tulang sudah berhenti pertumbuhan dapat dilihat dari apakah epiphysis pada krista iliaca sudah menutup atau belum.
6. Pemeriksaan foto X ray bending.
Pemeriksaan X ray bending adalah foto X-ray yang diambil dalam posisi
lateral bending secara maksimal. Perbedaan derajat antara foto X-ray
posisi berdiri dan bending ini adalah sebenarnya flexibilitas rangkaian
tulang belakang. dilakukan baik kearah kiri maupun kanan.